Kategori
Web

Cara Menghubungkan ServerPilot ke VPS Google Cloud

Akhir-akhir ini banyak sekali penyedia layanan cloud hosting, kebanyakan dari mereka tidak memberikan kredit atau waktu cukup untuk kita mecoba infrastruktur hosting mereka setelah masa gratis berakhir.

Kita tahu bahwa free tier yang diberikan oleh AWS sangatlah bagus, mungkin terbaik sampai saat ini. Google juga tidak mau kalah dengan AWS dalam memberikan uji coba gratis layanan cloud mereka. Google memberikan kita uji coba gratis layanan mereka selama setahun (365 hari) dengan saldo $300.

Untuk menghubungkan VPS instance yang ada pada Google Compute Engine ke Serverpilot ada beberapa hal harus kita ubah agar berjalan baik dengan sistem Serverpilot.

Jika kamu seperti saya yang menginginkan kemudahan dalam mengelola server dengan Serverpilot ikutilah perintah berikut ini.

Setelah kamu berhasil membuat Instance pada Compute Engine, di sana terdapat akses SSH yang dapat kamu pakai langsung dari dashboard. Setelah diklik, terminal akan muncul  dan ketiklah perintah di bawah ini.

sudo su root

– untuk beralih ke akses root

passwd root

– untuk membuat password untuk “root”

nano /etc/ssh/sshd_config

Kemudian file “sshd_config” akan otomatis terbuka dan siap untuk dimodifikasi.

selanjutnya carilah teks seperti di bawah ini

PermitRootLogin

Dan ubahlah menjadi seperti berikut

PermitRootLogin yes

dan juga carilah teks yang bertuliskan seperti di bawah ini.

PasswordAuthentication

Selanjutnya ubahlah menjadi seperti di bawah ini

PasswordAuthentication yes

Kemudian untuk menyimpan perubahan pada file tersebut ketik CTRL+X dan ikutilah instruksi selanjutnya.

Setelah file tersimpan ketiklah perintah di bawah ini.

service ssh restart

Sekarang VPS Google cloud kamu siap dihubungkan ke Serverpilot.

Kategori
Web

Cara Redirect Non-WWW ke WWW Dengan Cloudflare

Berikut cara untuk mengalihkan/redirect URL non-WWW ke versi WWW pada website Anda dengan menggunakan Cloudflare tanpa menyentuh file htaccess. Sebagian besar situs web dapat diakses menggunakan keduanya, URL non-www dan URL www. Tetapi biasanya orang tidak suka untuk mematuhi praktik SEO terbaik. Ini karena mesin pencari menganggap URL dengan dan tanpa “www” sebagai dua situs web berbeda atau konten duplikat dan ini dapat menyebabkan penalti.

Catatan: Artikel ini ditujukan untuk pengguna yang menggunakan layanan Cloudflare.

Langkah 1

Login dulu ke akun Cloudflare  pada website yang aktif yang ingin Anda alihkan.

Langkah 2

Klik pada tab ‘Page Rules‘ yang ada pada dashboard Cloudflare.

Langkah 3

Kemudian klik pada tombol ‘Create Page Rule‘. Atur page rule sebagai ‘Forwarding URL‘. Lihat pada screenshot yang ada di bawah ini dan ganti ‘infotekno.org’ dengan nama dan extensi domain website Anda sendiri.

Langkah 4

Setelah Anda gantikan ‘infotekno.org’ dengan domain Anda, klik ‘Save and Deploy‘. Pastikan  Anda telah mengatur jenis forwarding sebagai 301 – Permanent Redirect. Atur juga “Order (not seen in the pic but you will be given that option when adding the page rule if you’ve already set any page rules before this)” sebagai First.

Langkah 5

Pada tahap ini Kita hampir selesai dan untuk membersihkan settingan sebelumnya. Bersihkanlah cache pada dashboard cloudflare pada tab Caching (meskipun ini tidak mutlak diperlukan). Untuk menguji apakah sudah berjalan semestinya, bersihkanlah files yang tersimpan dan cache pada browser Anda. kemudian coba kunjungi pada url non-www pada website Anda di address bar dan akan melihat url non-www akan dialihkan ke www.

Cukup sekian. Sekarang semua permintaan url non-www akan dialihkan ototatis ke versi www. Dan selebihnya akan ditangani oleh Cloudflare.

Catatan:

Sebaiknya download dulu file .htaccess sebelum melakukan perubahan pada file tersebut. Kesalahan dalam konfigurasi file htaccess akan mengakibatkan keselurahan website Anda error.

Kategori
Web

25 Kesalahan Umum Pada WordPress dan Cara Memperbaikinya

Meskipun WordPress sangat mudah digunakan, ada beberapa kesalahan umum yang sering terjadi yang dapat membuat Anda panik. Beruntungnya kesalahan WordPress yang Anda lihat di situs Anda kemungkinan besar telah dilaporkan dan diselesaikan oleh seseorang sebelum Anda. Dalam artikel ini, kami akan membahas 25 kesalahan WordPress yang paling umum dan menunjukkan kepada Anda cara memperbaiki semua kesalahan WordPress umum ini.

Penting: Sebelum memperbaiki kesalahan apapun di situs Kamu, Ada baiknya melakukan backup terlebih dahulu. Kamu bisa pakai plugin UpdraftPlus untuk membackup atau dengan membackupnya manual.

  1. Memperbaiki Internal Server Error
  2. Memperbaiki Error Establishing a Database Connection
  3. Memperbaiki Tombol Media Tidak Bekerja
  4. Memperbaiki 503 Service Unavailable
  5. Memperbaiki Syntax Error Pada WordPress
  6. Apa Yang Harus Dilakukan Ketika Terkunci Dari Admin WordPress (wp-admin)